Posts Tagged ‘ Ardiansyah A. P.

24 July at Senayan and Central Park Mall

24 juli kemarin, aku jalan-jalan keliling kota. Tepatnya ikut ayah aku ke tempat-tempat kerjanya sih. Soalnya paginya ayah dan Biila udah nganterin aku ke senayan untuk menjalani rutinitas sekolah yaitu lari di gelora senayan (stadion utamanya). Sumpah! capek banget!… Aku lari 2,5 putaran. Well, sebenernya, mungkin cobaan anak-anak lain lebih berat dari pada aku. Mereka pake lari pemanasan dulu. Tapi tetep aja capek!. Eh iya, sebenernya bagusan lari dengan pemanasan atau tanpa pemanasan dulu sih??

Yah.. pokoknya, setelah lari itu kaki aku langsung nyeri dan berat dibawanya. *lo jarang lari sih, San..*
Tapi aku sempat berpikir salah satu yang bikin aku ngerasa nggak enak adalah tenggorokanku yang kering. Pas lari lari, trus aku mau nelan air ludah, langsung kerasa deh dinding-dinding tenggorokan yang kering kerontang itu. Jadi langsung buyar konsentrasinya, mau batuk. Aku lupa, kalo gak salah ada yang bilang, “kalau lari itu nafasnya harus di hidung dan teratur”. Mungkin tenggorokannya kering dan aku ngos-ngosan gara-gara nggak menerapkan kata-kata itu.

Setelah nilai diambil, aku bersama temanku Rona jalan ke pintu keluar. Pas itu aku masih belum bisa ngomong 100%. Rasanya mau pingsan, tadi pas lari matanya sempat buram gitu. Kayak ada air di matanya. Beberapa waktu kemudian Biila nongol. Kita bertiga sama-sama say hi dan aku langsung minta Biila bawain tas aku yang berat. Soalnya,  sebenarnya isinya itu bukan alat-alat sekolah. Bahkan minum aja lupa aku bawa. Tas itu di penuhi dengan baju-baju ganti dan baju renang juga karena di rumah kita udah merencanakan (bareng ayah juga) kalau nanti seusai lari kita mau ke apartemen di Central Park. Trus berenang deh.

Lalu Rona pun pamit pulang. Aku dan Biila belum mau pulang. Mau menikmati suasana senayan dulu. Lagi pula kita kan nggak lagi buru-buru atau apa. Ayah sempat memotret kita berdua dengan BB-nya. Jadi teringat sama kamera ayah yang sekarang sepertinya lagi diservice. Moga-moga cepet selesai deh. Aku sama biila pun mencoba jalan-jalan di atas rumputnya pemain bola. Tapi di pinggirnya aja. Empuk! kayak jalan di karpet. Lumayan,… kaki jadi lebih relax. 1/4 putaran sudah di lalui dan kita kembali lagi ke ayah dan bersiap untuk pergi.

Intinya kegiatan lari pagi di senayan hari ini terasa menyenangkan. Biila akhirnya dapet kesempatan untuk melihat Nabila dan Verona. Aku juga ketemu sama Ivel, Firda F., Diva, Dita, dan Firda N. dari 8-1. I’m so glad that I knew them and happened to be a good friend.

Di mobil, di tengah perjalanan menuju apartemen, aku meminum habis persediaan air yang ada di mobil. Nggak habis banget, cuman hampir. Ayah sempet nanya-nanya tentang ada atau tidaknya bimbel di sekolahku, SMPN 11. Soalnya kan kalo bimbelnya dimulai lebih awal pasti hasilnya juga lebih bagus kan. Dan terlebih lagi, Biila dan temen-temennya yang sekolah di SMPN 19 udah diajak ikut program bimbel sama sekolahnya. Padahal baru aja awal semester 1. Sementara di SMPN 11 bimbelnya mungkin baru mulai di semester 2. Pantesan aja peringkatnya lebih bawah dari SMPN 19. Kemarin aku baru denger dari Biila, kalau SMPN 19 itu peringkatnya ada di posisi dua. Dan tahun ini mau mengejar target ke posisi satu. Biila dan temen-temennya di 9 A (Akademik) bahkan di targetkan oleh guru-guru SMPN 19 = kalau bisa nilainya harus ada di peringkat 10 besar. Waduh.. gimana nih? kita kan udah nargetin kalo nanti SMA nya mau barengan jadi berangkatnya gak repot. Tapi SMPN 11 bukannya ngadain bimbel, malah mintain anak-anak beli seragam baru (pramuka) yang pelajarannya juga nggak ada.

Habis itu kita ke tempat kerjanya ayah. Di mobil aku kepanasan. Dan sorenya, yang tadinya kita mau berenang malah nggak jadi. But it’s definitely okay! Cuz, gara-gara itu kita bisa nonton Death note di (Calestical?). Sorry.. aku lupa nama chanelnya. Pokoknya chanel film china. L nya keren banget! Alur ceritanya juga bagus. Padahal aku nggak nonton dari awal. Jadi kepingin baca komiknya. Dan malemnya kita bertiga pun pergi ke Central Park mall. Aku masih kagum sama arsitekturnya. Dan suasana di sana nyaman banget. Indah, bersih, modern juga. Dan kita bisa melihat alam dengan leluasa.

Setelah jalan-jalan sebentar di teras mall, kita pun masuk ke dalam mall Central Park. Langsung deh kelihatan stand tujuan utama kita ke sana. The Metamorfosa arsitektur 2010 oleh mahasiswa-mahasiswa trisakti. Karyanya keren-keren, kita juga di kasih kesempatan untuk membuat karya sendiri dengan mainan-mainan kecil dari balok yang bisa di tempel-tempel satu sama lain itu loh.  Tapi yang paling membuatku senang adalah alunan musik yang menemani kita malam itu. Orange Band! Itu adalah nama band yang menyajikan alunan musik yang enak banget itu. Lagu yang di bawain enak banget. Ada lagu “Yellow” dari coldplay yang mereka bawakan. Musik yang mengiringi sama suara vokalisnya juga enak didenger. Ada 1 lagu yang mereka tulis dan di performkan di situ. Lagu itu juga bagus! enak di dengar! dan terlebih lagi, nggak asal-asalan. Nggak kayak lagu-lagu anak band dan penyanyi solo jaman sekarang yang beberapanya lagunya punya lirik yang cuman di ulang-ulang, monoton, dan suara yang pas-pas an juga.

Aku sering sebel sama penyanyi-penyanyi yang cuman modal tampang doang. Mending kalo suaranya bagus, lah ini suaranya yang pas-pasan di edit sama studio rekaman di campur-campur biar kedengeran bagus. Trus apa?? pas perform suara mereka nge-fals.. kalo gak mau, lypsinc deh. Ah.. gimana musik indonesia mau maju kalo kayak gitu?

Berita Indonesia yang masuk ke stasiun tv luar negri juga yang jelek lagi. Kemarin aja aku lihat ada berita Indonesia masuk ke tv luar negri terkenal yang biasanya menyajikan liputan-liputan live from the red carpet alias stasiun TV E. Tapi apa berita yang masuk coba?? Berita ALC> Berita Ariel Luna Cut tari. Ini fakta buan bo’ongan. Mau jadi gimana imej indonesia di mata orang luar coba??.

Video klip Indonesia yang ditampilin di stasiun tv musik [V] juga punyanya Band-band yang nggak terlalu terkenal, bukan yang udah mendapatkan anugerah-anugerah berharga dan sebagainya. Kenapa nggak band Vierra aja yang masuk? Kenapa nggak Nidji? Kenapa nggak D’masiv atau Gita Gutawa atau siapa aja lah yang bagus yang bisa membawa nama musik Indonesia? Hhh.. mikir hal kayak gini bikin aku ngerasa malu akan Indonesia. (tuh kan.. kok malah jadi curcol?)

Udahlah… Yang aku bisa lakukan cuma berdo’a. Semoga imej negara Indonesia bisa tetap bagus di mata luar negeri. Semoga musisi-musisi Indonesia bisa lebih bagus lagi. Semoga SMPN 11 juga bisa mengadakan bimbel yang bagus dan nggak ngebosenin secepatnya. *He he..* Dan semoga Orange band juga nanti bisa ikut berkompetisi dan menjadi salah satu band papan atas di Industri musik Indonesia! Sumpah! Musik Orange band enak banget!!…

Pulangnya di perjalanan aku ketiduran deh..

Semoga hari ini dan hari esok bisa lebih menyenangkan.
Udah dulu ya..
Happy Weekend.. ^_^

A Trip to Singapore ~ Day 1

Bulan kemarin tepatnya tgl. 24 Mei aku dan keluargaku jalan-jalan ke Singapore. Kota yang besarnya juga gak lebih dari Jakarta (mungkin singapore besarnya sekecamatan pesanggrahan doang) ternyata mempunyai tempat wisata yang begitu banyak. Dan dilihat dari suasana, transportasi, serta orang-orang yang tinggal di sana, sepertinya Singapore memang ada sebagai negara pariwisata.

_MG_0454

Bunda, Aku, Biila

Ciri khasnya adalah kebersihannya yang bagus banget dan ketertibannya yang tentu juga ketat banget. Selain itu bis-bis di sana enak semua. Gak kayak di Jakarta, rata-rata setiap metro mini atau kopaja, dkk pasti banyak yang berkarat. Sementara di Singapore, bis nya tuh bersih banget, kinclong, dan biasanay di setiap bus pasti ada media publikasi tentang tempat-tempat wisata di Singapore. Seperti bis itu memang sengaja di buat untuk kenyamanan para turis. Pokoknya Singapore emang kota pariwisata banget deh.

IMG_0441

Aku, Biila, Bus Singapore

Karena Singapore ini memang kota yang kecil, maka tidak butuh waktu lama untuk mengeksplore keseluruhan kota. Di hari pertama aku sekeluarga juga sudah mengunjungi banyak tempat wisata disana. Walau aku akui di beberapa tempat wisata kita cuma lewat di depan bangunannya aja. Habis kan harus bayar, sementara kita kan juga harus menghemat.

_MG_0456

Biila, Aku, Ayah

Pada hari pertama, kita ke Art Museum, Singapore Historical Museum, Makamnya Rafles, berjalan di pinggir jalan singapore,  Clarke Quay, Singapore Brigde, Budha temple, Beli beberapa oleh-oleh di China town, Merlion tentunya, dan ke Esplanade. Kita juga sempat pergi ke Mall Orchard, pusat pembelanjaan utama di Singapore dengan menaiki kereta bawah tanah. Hmm… Exited banget!

CIMG1532

Singapore Historical Museum

Singapore Historical Museum mempunyai arsitektur yang keren banget. Pas masuk kita akan melihat gaya arsitektur classic dengan tiang-tiang putih besar, pahatan seperti di istana-istana barbie, dan juga langit-langit ruangan yang dihiasi dengan mozaik berbentuk lingkaran dengan gambar-gambar yang cerah. Tapi ketika masuk lebih dalam lagi, maka kita akan melihat percampuran arsitektur modern dan dulu. arsitektur di ruangan ke-4 (kalo gak salah) sudah berganti gaya dengan arsitektur modern, bahan-bahan mengkilap serta lampu-lampu merah yang berayun di langit-langit ruangan.

CIMG1537

Langit-langit ruangan

Dan kebetulan juga, pada hari itu mungkin sedang di laksanakan suatu acara pameran di sana. Ada 3 buah tempat yang aku liat. Salah satunya yang menarik perhatianku merupakan tempat kita untuk berbagi pesan rahasia.

IMG_0486

Langit-langit 2

Jadi kita harus mengambil kertas di meja pojok ruangan lalu menuliskan suatu pesan rahasia. Boleh di sampaikan ke siapa-saja, itu juga bisa merupakan kesan pesan atau perasaan di lubuk hati paling dalam. Nanti setelah di tuliskan, kita akan memasukan kertas itu ke salah satu kotak/tempat lainnya yang dapat diambil dan ditempelkan kembali ke dinding karena gaya magnet.

IMG_0490

Aku membuka beberapa kotak (dan mendapat inspirasi**)

Setelah berjalan-jalan di beberapa tempat aku pun mengambil 1 buah kesimpulan. Singapore adalah surganya fotografer dan penyuka arsitektur. Di sini banyak tempat-tempat yang bagus untuk difoto oleh para fotografer dan arsitektur-arsitektur di negara ini benar-benar unik. Jauh lebih unik dari arsitektur jakarta.

_MG_0532

Bunda, Biila, Aku, di jalanan singapore

Tapi aku masih bingung kenapa setiap tahun, Singapore selalu membangun 1 tempat wisata yang baru. Dan bunda pun menjawab, “Mungkin karena sumber daya Singapore itu terbatas. Sementara penghasilan negara ini kebanyakan berasal dari para turis. Kalo wisatanya gak di tambah-tambah, nanti turisnya juga berkurang kan. Makanya Singapore selalu membuat tempat-tempat baru untuk dipromosikan sebagai tempat pariwisata.”

CIMG1634

Clarke Quay

_MG_0659

Bhuda Temple

_MG_0525

Biila dan Aku di Makam Rafles (kok kita jadi kayak hantu ya?)

Setelah pergi ke Clark Quay, Singapore Brigde, Budha temple, Beli beberapa oleh-oleh di China town, kita pun naik taksi ke Merlion. Di sana sudah banyak turis yang berkumpul juga. Dan ternyata, hari ini ada suatu acara pertunjukan menari.

CIMG1686

Merlion

Sambil menunggu kita pun pergi ke Esplanade yang tempatnya di seberang Merlion.

_MG_0873

Biila, Aku, Bunda di depan Esplanade

Sayang di Esplanade kita cuman bisa masuk ke lobby nya. Nggak bisa masuk ke theater-nya. Padahal masuk ke theater adalah obsesi pertama kenapa aku nanyain ‘kapan ke Esplanade’ mulu di sepanjang perjalanan. Tapi toh pada akhirnya kita aku nggak jadi nonton pertunjukan nge-dance di Merlion, karena hari sudah menjelang malam, kita pergi ke stasiun bawah tanah dan pesan tiket kereta bawah tanah menuju ke Mall Orchard.

_MG_0922

Jembatan di Singapore

Di singapore susah banget cari makanan halal. Itu yang terjadi pada kita di mall Orchard. Udah masuk ke Mall-nya, masuk ke food court, tapi nggak jadi beli gara-gara makanannya nggak halal. Di sana hampir semua makanan di campur dengan penyedap minyak babi. Untuk sekedar Informasi, di sana minyak babi di sebut Pork. Pokoknya segala sesuatu tentang babi disebutnya Pork. Satu-satunya makanan yang halan di sana hanya nasi padang. Di jamin kedai nasi padangnya udah penuh oleh orang-orang yang berharap memakan makanan halal. Untungnya kita sempat menemukan tempat makanan halal yaitu Mc. Donal.

_MG_0961

Di dalam Mall Orchard

Yang pasti hari itu cukup memuaskan lah. Pulang-pulang ke hotel kita menginap yaitu Victoria Hotel, kaki langsung pegel-pegel. Aku ngerasa kaki tuh udah rata banget. Untungnya bunda bawa Conterpain, jadi bisa digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri di persendian dan lain-lain. (Malam itu tidurnya susah banget. Aku kayaknya gak terlalu biasa tidur pake AC. Malah jadi kedinginan)

But, di samping segala kepegalan itu, aku puas kok. Hmm… next post is the next day! See ya!!